Posyandu ILP Di Bumi Dipasena Utama, Menuju Generasi Sehat
Posyandu rutin Integrasi Layanan Primer (ILP) digelar di Pendopo Kampung Bumi Dipasena Utama pada Minggu, 12 Januari 2025. Kegiatan ini melibatkan Kader Posyandu Wijaya Kusuma, Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kampung Bumi Dipasena Utama, beberapa bidan dari Puskesmas Rawajitu Timur, Kepala Kampung Bumi Dipasena Utama, dan 10 mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kegiatan posyandu meliputi berbagai layanan kesehatan, seperti penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil, balita, remaja, pengidap penyakit tidak menular (PTM), dan lansia. Khusus hari ini, Bidan Tri Rahayu dari Puskesmas Rawajitu Timur melaksanakan kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), yang berfokus pada perkembangan motorik bayi dan balita.

Para mahasiswa KKN turut serta membantu jalannya posyandu dan memberikan penyuluhan tentang pencegahan stunting. Penyuluhan ini disertai dengan doorprize yang menarik perhatian para peserta posyandu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan upaya pencegahan stunting sejak dini.
Sebanyak 181 warga Kampung Bumi Dipasena Utama menghadiri posyandu kali ini, terdiri dari 1 ibu hamil, 36 balita, 37 remaja, 45 pengidap PTM, dan 62 lansia. Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan.


Kepala Kampung Bumi Dipasena Utama, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. "Kami sangat berterima kasih kepada Kader Posyandu, TP-PKK, bidan, dan mahasiswa KKN Unila FKIP yang telah bekerja keras dalam melayani masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat kampung kami," ujarnya.
Nurhasanah, salah satu kader posyandu, memberikan komentar terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk peserta posyandu. "Untuk lansia, kami menyediakan Posbindu dengan buah jeruk, sementara untuk balita dan ibu hamil, kami memberikan puding buah naga. Kami berharap dengan PMT ini, kebutuhan gizi masyarakat dapat lebih terpenuhi dan kesehatan mereka semakin baik," ungkapnya.


Kegiatan posyandu ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan petugas kesehatan. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan kesehatan masyarakat Kampung Bumi Dipasena Utama semakin meningkat.
IAW
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin