Jejak Pengabdian, Perpisahan Haru Mahasiswa KKN UNILA di Bumi Dipasena Utama
Bumi Dipasena Utama – 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) FKIP menggelar acara perpisahan di Pendopo Kampung Bumi Dipasena Utama pada Kamis, 6 Februari 2025. Acara ini menandai berakhirnya masa pengabdian mereka di Kampung Bumi Dipasena Utama setelah satu bulan menjalankan berbagai program kerja, yaitu sosialisasi pembuatan sabun cuci piring, sosialisasi kepada guru tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu guru dalam pembuatan materi pembelajaran, gerakan baca bersama untuk meningkatkan literasi anak-anak, pelatihan packaging untuk UMKM agar produk lebih menarik dan memiliki daya jual tinggi, sosialisasi stunting untuk meningkatkan kesadaran tentang gizi anak, kegiatan jalan sehat dengan hadiah doorprize untuk masyarakat, pembuatan penanda jalur di Blok 2 dan Blok 3 untuk memudahkan navigasi dan pembuatan baliho peta desa yang akan membantu penduduk dan pengunjung memahami wilayah Kampung Bumi Dipasena Utama.

Acara perpisahan ini dihadiri oleh Kepala Kampung Bumi Dipasena Utama, Safarudin, Sekretaris Kampung Wisnu Eka Pradana, serta aparatur kampung. Hadir pula Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Imronsyah; Kasi Trantib Kecamatan Rawajitu Timur, Suyanto; Pengurus BUMKAM, Tugiyo; ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Raihan selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah menerima dan mendukung mereka selama menjalankan program kerja. Imronsyah juga memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam proses meningkatkan kualitas masyarakat melalui berbagai program kerja yang telah terlaksana. Safarudin menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan ia berharap pengalaman ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para mahasiswa.
Suyanto turut menyampaikan harapannya agar apa yang telah direalisasikan di Kampung Bumi Dipasena Utama dapat bermanfaat bagi masyarakat serta memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan bermasyarakat di luar lingkungan akademik.


Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN yang diwakili oleh Raihan Adzkia menyerahkan cinderamata kepada pihak kampung. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari para mahasiswa yang membuat suasana haru. Musik bernuansa sayu mengiringi momen perpisahan, disertai saling bersalaman antara mahasiswa dan warga kampung membuat air mata terpecah.
Menutup acara, para mahasiswa melakukan penanaman enam bibit mangrove dan lima bibit kelapa genjah sebagai simbol kenang-kenangan atas kebersamaan mereka di kampung tersebut.



Pada keesokan harinya, Jumat, 7 Februari 2025, seluruh mahasiswa KKN berkumpul di Kantor Kecamatan Rawajitu Timur untuk seremoni pelepasan bersama perwakilan dari delapan kampung se-Rawajitu Timur. Dengan harapan yang sama, semua pihak mendoakan semoga mereka semua mendapatkan berbagai pelajaran dan pengalaman baru selama 30 hari proses kkn yang telah dilalui dan para mahasiswa dapat terus meraih kesuksesan dalam menyelesaikan pendidikan mereka di UNILA.
Spesial Kenangan











" Kami do'akan kalian semua sukses dalam menempuh pendidikan dan apa yang kalian dapatkan baik itu ilmu serta pengalaman baru di Kampung Bumi Dipasena Utama kami ini dapat bermanfaat bagi kehidupan kalian dan menjadi kenangan berkesan di hati kalian semua. Salam bahagia dari kami semua. "
Kampung Bumi Dipasena Utama
IAW
AS
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin